Archive | Informasi

9 Alat SEO untuk Bisnis skala Mikro

Posted on 09 May 2012 by novalramsis

 

Apakah website untuk bisnis anda yg berskala kecil telah dpt menarik ribuan pengunjung dan menghasilkan konversi, sehingga mereka yg berkunjung ke website menjadi konsumen? Jika website belum memberikan hasil, maka sudah waktunya melirik gunakan SEO utk website anda.

 

SEO melibatkan proses pencarian kata kunci bagi pelanggan potensial yg akan digunakan utk menemukan produk dari layanan yang kita jual. SEO jg merupakan proses penambahan kata kunci ke halaman website dan membangun jejaring tautan yg mengarah ke halaman website anda.

 

Kali ini kita bahas 9 alat SEO bagi bisnis skala mikro. Semua alat ini dapat mengarahkan trafik ke konten website. Sebagian besar alat tsb dari Google. Kenapa? Karena 65% pencarian di internet menggunakan Google sebagai mesin pencari.

 

Yuk kita lihat 9 alat SEO yang dapat membantu bisnis anda:

 

1.         Google Adwords Keyword

Google Adwords Keyword Tool (https://adwords.google.com/select/KeywordToolExternal) didesain bagi para pemasar yg ingin menemukan kata kunci terbaik bagi kampanye Google adwords. Tool ini juga dapat dimanfaatkan untuk pencarian Organik.

 

2.         WordPress

WordPress ( http://wordpress.org/ ) termasuk ke dalam alat SEO yg dapat digunakan. Mengapa? Search Engine mencintai blog. Jadi jika belum membuat blog, maka cobalah. WordPress adalah software web yg digunakan untuk membuat blog atau website.

 

3. Google Analytics

Jika belum punya akun google dan belum menambahkan kode pelacakan Google analytics (www.google.com/analytics) ke website atau blog, maka harus melakukannya. Dengan google analytics, dapat belajar tentang apa saja yg menarik pengunjung ke website.

 

4. Google Insight for Search

Google insight for search ( www.google.com/insights/search/ ) akan memberikan tren kata kunci.

 

5. Google Trend & Trendistic

Google Trends ( www.google.com/trends ) menampilkan topik dan kata kunci yg sedang “panas” di google.

 

6. Facebook

Sudahkah membuat halaman Facebook page ( www.facebook.com/pages/create.php ) untuk bisnis anda?

Google telah menambahkan Facebook page sbg salah satu konten yg di index.

 

7. Wordtracker Lab Keyword Questions

Saat ini semakin banyak pengguna internet yg mengetikkan kalimat pertanyaan k e search engine. Wordtracker ( https://freekeywords.wordtracker.com/keyword-questions ) akan membantu dg mengubah query data yg dimasukkan.

 

8. Google Palces for Business

Apakah bisnis anda dapat ditemukan secara local? Google Places for Business (www.google.com/local/add/businessCenter?gl=US&hl=en-US) adalah tool utk menempatkan bisnis anda di Google Maps secara search engine.

 

9. Google Webmaster

Google Webmaster atrau Webmasters-Google (www.google.com/webmasters/) menyediakan berbagai alat webmaster yg mudah digunakan. Setelah anda memverifikasi website anda, akan mendapatkan hasil diagnose utk memastikan tidak ada yg error sehingga search engine dpt mengindeks konten, sehingga konten dan website anda dapat ditemukan di search engine.

 

cover buku: 1/2 Karyawan 1/2 Bos

cover buku: 1/2 Karyawan 1/2 Bos

 

Tukul Arwana & buku 1/2Karyawan 1/2Bos

Tukul Arwana & buku 1/2Karyawan 1/2Bos

 

 

 

Share

Comments (1)

Seminar: Cara Dahsyat Jadi Pengusaha (bagi Karyawan), 6 Mei Depok

Posted on 23 April 2012 by novalramsis

Sekarang ini, anda masih menjadi karyawan, dan ingin mulai membangun bisnis anda sendiri?

Saat jadi karyawan adalah saat terbaik memulai bisnis.
Kenapa?
1. Anda sudah punya penghasilan.
2. Anda sudah punya keterampilan.
3. Anda terbukti dapat bekerja dengan baik.

Gaji anda dapat menghidupi keluarga. Dari gaji pula anda bisa dapat modal untuk memulai bisnis. Maka bila dari bisnis anda belum dapat penghasilan atau bahkan bisnisnya hancur,, keluarga anda tak akan kena masalah apa-apa.

Berbeda bila anda hanya berbisnis. Bisnis gagal, akibatnya pasti merembet ke keluarga.

Seminar ini akan membantu anda mewujudkan keinginan anda untuk membangun bisnis.

Topik seminar yang akan dibahas, yaitu:
1. Kenapa karyawan harus membangun bisnis.
2. Menangani resiko karyawan yg berbisnis
3. Memilih bisnis yang tepat.
4. Pemasaran bisnis
5. Merekrut dan menangani karyawan.

 

Investasi Rp. 99.000,-

Maksimal untuk 50 orang peserta.

 

Fasilitas:
1. Buku “1/2 Karyawan, 1/2 Bos” senilai Rp. 40.000,-
2. Modul Seminar.
3. Tes Kepribadian senilai Rp.150.000,-
4. Snack & Makan Siang
5. Konsultasi.

 

Tukul Arwana & buku 1/2Karyawan 1/2Bos

Tukul Arwana & buku 1/2Karyawan 1/2Bos

Waktu dan Tempat:

Minggu, 6 Mei 2012.
Pkl.09.00-15.00 WIB
Gd. BTPN, Jl.Margonda Depok.(depan kantor Walikota)

“Inilah momentum hebat memulai dan mengembangkan bisnis anda sendiri”

 

Fasilitator:

1. Supardi Lee, Pengusaha Lele sangkuriang, siaran The Power of Life di Sindo Radio Network tiap kamis 04.30, penulis buku 1/2 Karyawan, 1/2 Bos.

2. Noval Ramsis, Green Coach for Life & Business , penulis buku 1/2 Karyawan 1/2 Bos

3. Budi Kusworo, Kepala Cabang BTPN Depok, Pengusaha.

 

 

Investasi pelatihan Rp. 99.000 per peserta. First Transfer, First Serve

Setor tunai atau transfer ke BCA KCP Proklamasi Depok

No rekening: 6610258041

Atas nama: Noval Youmal

Info tentang Noval Youmal klik DISINI atau cari di Google dengan keyword: Noval Y. Ramsis

Setoran tunai atau transfer investasi senilai Rp. 99.000 dengan tambahkan 3 digit angka terakhir no hape anda:  jadi setor tunai atau transfer investasi pelatihan senilai Rp. 99.xxx ,- (xxx adalah 3 digit angka terakhir no hape anda)

Konfirmasi pembayaran di sms atau email ke Noval Y. Ramsis:

no hape: 085 6166 4227  – Email ke: pelatihan@buyanur.com atau novalramsis@gmail.com

Isi konfirmasi: Nama Peserta [spasi] Pengusaha [spasi] tgl transfer [spasi] 149.xxx (xxx adalah 3 digit angka terakhir no hape anda)

Tukul Arwana & Noval Ramsis buku 1/2Karyawan 1/2Bos

Tukul Arwana & Noval Ramsis buku 1/2Karyawan 1/2Bos


Share

Comments (0)

Yuk Sedekah 99ribu/paket untuk anak Yatim & dhuafa, 1 April di Depok/ Jakarta

Posted on 26 March 2012 by novalramsis

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS:2:261)

akun twitter @ProSedekah (Provokator Sedekah) pada Minggu 1 April 2012 akan adakan acara nonton bareng film Negeri 5 Menara ( karya novelis @fuadi1 ) dgn 100 anak yatim & dhuafa asuhan pontren @RezaInspirator (Ust. Reza M. Syarief) di Bioskop XXI Depok/ Jakarta.

kami mengajak sahabat yang ada kelapangan rezeki untuk berpartisipasi pada acara ini.

nominal sedekah:  99 ribu rupiah/paket berupa:
satu tiket nonton utk satu anak yatim, 1 paket alat sekolah dan snack .

sedekah dapat ditransfer ke:
rekening BCA no 6610258041 a/n: Noval Youmal F.

dipersilahkan untuk bersedekah dgn kelipatan 99ribu rupiah

Info tentang Noval Youmal klik DISINI atau cari di Google dengan keyword: Noval Y. Ramsis

informasi & konfirmasi ke admin @ProSedekah :

dr. Dasti A. Youmal, (sms only) 085 6166 4227 atau email provokatorsedekah@gmail.com

diberikan kesempatan juga untuk jadi relawan kegiatan ini atau utk ikut menonton bersama dgn anak yatim.

InsyaLlah dapat lebih dari 100 anak yatim & dhuafa (target 100 anak) dengan keterlibatan aktif dari sahabat.

mohon bantuan sebarkan informasi ini.

follow twitter @ProSedekah& ikuti TimeLinenya untuk update info terbaru.

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (QS:2:262)

 

Dana sedekah yang terkumpul sampai 1 april 2012: Rp. 6.411.000

donatur:

1. Purnomo

2. Slamet S

3. Sasmoyo B

4. Dian R

5.  Nina M

6. Sally R

7. Julfizar P

8. Debby P D

9. M Arif

10. Irma R

11. Isna dkk @IstanaSedekah

12. Ferdiono J

13. Marlena

14. Etry B

15. Taty B

16. Tony H

17. Nining

18. Yudhanti

 

Dokumentasi acara NoBar film Neger 5 Menara  1 April 2012 di Cinere XXI  Depok.

 

NoBar N5M 1 april

NoBar N5M 1 april @ProSedekah

 

NoBar N5M Cinere XXI 1 April 2012

NoBar N5M Cinere XXI 1 April 2012

 

NoBar N5M Cinere XXI 1 April

NoBar N5M Cinere XXI 1 April

 

NoBar N5M Cinere XXI 1 April 2012

NoBar N5M Cinere XXI 1 April 2012

 

Ernest "Said" Samudera & fans N5M

Ernest "Said" Samudera & fans N5M

Salam Sukses Berbisnis


Share

Comments (0)

Tips SUKSES: Buka Usaha dalam 30 hari

Posted on 19 March 2012 by novalramsis

Kaya adalah kuasa.  Dengan kekayaan anda dapat melakukan banyak hal.

Lakukanlah hanya Satu Tips satu hari.

 

1. Niat memulai usaha

2. Tentukan Jenis bisnis sesuai kegemaran/hobi

3. Gali & petakan peluang di pasar

4. Cari referensi di internet, buku, serta info lain

5. Belajar dari orang yg sukses berwirausaha

6. Cari pesaing bisnis. Temukan kelemahan produk mereka.

7. Temukan pesaing lain

8. Merenung. Ide Bisnis spt apa & yg sudah digali selama ini.

9. Tentukan target calon pembeli.

10. Buat merek usaha yg mudah dibaca, diingat, bermakna baik & menarik

11. Tentukan (minimal) satu keunikan usaha.

12. Tentukan ciri produk/ merek usaha yh mudah diingat calon pembeli.

13. Cari pemasok bahan baku yg dibutuhkan.

14. Bandingkan pemasok di berbagai tempat.

15. Buat perkiraan penjualan per bulan selama satu tahun.

16. Hitung perkiraan modal awal.

17. Cek pengeluaran yg dapat ditunda.

18. Gunakan modal tunai, jangan meminjam.

19. Jika tidak punya uang sendiri, cari rekan yg memiliki modal.

20. Kalau belum juga dapat, bisa minta dukungan orangtua/ keluarga

21. Jika cara mendapat modal tidak bisa juga, minta “uang muka” dari pembeli.

22. Cari lokasi yg dibutuhkan. Sewa atau beli bergantung pd kesiapan dana dan pertimbangan untungnya.

23. Mulai merapikan toko, warung atau kantor.

24. Buat kartu nama, spanduk, brosur dan papan nama (jika dibutuhkan).

25. Pasang spanduk di tempat strategis dan pasang papan nama di tempat usaha

26. Rekrut karyawan yg dibutuhkan utk masa awal #BukaUsaha Latih mereka sesuai dg kualitas yg diharapkan.

27. Cek kembali semua persiapan, lengkapi hal yg masih kurang.

28. Berikan undangan kpd teman-teman utk pembukaan usaha, seperti voucher free

29. Persiapan akhir launching usaha, persiapkan mental dan karyawan.

30. Pembukaan usaha, catat semua uang keluar masuk dalam usaha

 

Baca juga buku bestSeller: 1/2 Karyawan 1/2 Bos <<klik ini

Jadi BOS Dengan Cara Aman.

33 Jurus Sukses Berbisnis Kala Masih Bekerja – Jangan main-main dengan Bisnis Sampingan

Tukul Arwana & Noval Ramsis buku 1/2Karyawan 1/2Bos

Tukul Arwana, Noval Ramsis & buku 1/2Karyawan 1/2Bos

 

cover buku: 1/2 Karyawan 1/2 Bos

cover buku: 1/2 Karyawan 1/2 Bos

Share

Comments (1)

Berbagi Cerita Sukses

Posted on 03 October 2011 by novalramsis

Berbagi Cerita Sukses

 

Mari berinteraksi dengan Komunitas Minang Berbagi, komunitas anak nagari Minangkabau di ranah dan rantau, yang ingin sama-sama belajar, berbagi , melakukan kegiatan-kegiatan yang produktif dan menumbuhkan inspirasi!

Komunitas ini terbuka untuk siapapun, bahkan untuk yang tidak punya darah Minang, tapi tertarik untuk belajar bersama.

 

Narasumber:

- Ahmad Fuadi (Penulis novel Negeri 5 Menara).  info lebih lengkap siapa Ahmad Fuadi, baca Disini.

“dari Sumatra ke Amerika, dari jurnalis ke novelis”

 

- Iim Fahima (CEO Virtual Consulting & Digital Creative Entrepreneur), akun twitter: @iimfahima

 

- Iqbal Farabi (Komtap Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia Ketua III), akun twitter: @iqbalfarabi1

 

14 Oktober 2011 jam 19.00 – 21.00

Rumah Damai Indonesia

Jl. Sa’abun no 20 Jatipadang, Jakarta Selatan

–> lihat peta di BB Maps: http://bit.ly/rrtl1l  atau

Google Maps: http://bit.ly/j0mVrF .

 

Akan ada obrolan seru uni Iim tentang kesuksesannya sebagai pengusaha di bidang digital creative, cerita uda Iqbal tentang perjalanannya di dunia usaha, serta uda Fuadi yang berpetualang dari Sumatera ke Amerika, dari jurnalis hingga novelis. Sambil ngobrol, nikmati Pisang Goreng Katan dan Kawa Daun, sajian ringan khas Palanta Minangkabau. Semoga muncul inspirasi untuk lebih produktif & jalinan silaturahmi untuk melakukan kegiatan produktif itu bersama-sama.

 

Investasi Rp. 20.000,- per orang, mulai 6 oktober 2011

Mandiri 125-000-6420-640

BCA 5210309677

a/n Nurhidayati.

mohon simpan dan bawa bukti transfer pada saat hadiri acara tgl 14 okt 2011.

Setoran tunai atau transfer investasi senilai Rp. 20.000 dengan tambahkan 3 digit angka terakhir no hape anda:  jadi setor tunai atau transfer investasi senilai Rp. 20.xxx ,- (xxx adalah 3 digit angka terakhir no hape anda)

 

Segera konfirmasi kedatangan ke minangberbagi@gmail.com, karena tempat terbatas untuk 100 orang!

Informasi:

Beni – 0813 9805 0523

Badai – 0812 7207 8787

Salam Berbagi. Belajar. Bersikap.

@minangberbagi

Share

Comments (0)

PELUANG USAHA BUDIDAYA LELE SANGKURIANG

Posted on 21 March 2011 by novalramsis

Bisnis Budidaya Ikan Air tawar memang memiliki wilayah yang sangat luas. Salah satu Ikan Budi daya air tawar yang cukup memiliki prospek bisnis yang menjanjikan adalah Lele Sangkuriang. Nama Lele Sangkuriang memang belum setenar Ikan Lele Dumbo, namun sebenarnya secara fisik tidak memiliki perbedaan. Sebenarnya Lele Sangkuriang merupakan Strain baru Lele Dumbo yang  kehadirannya merupakan upaya memperbaiki produktivitas Lele Dumbo yang dirasakan mengalami penurunan. Lele Sangkuriang merupakan strain baru dari Lele Dumbo yang dikembangkan oleh BBAT Sukabumi sejak beberapa tahun silam. Pengembangan Lele Sangkuriang didasarkan oleh penurunan kualitas Lele Dumbo karena tidak disertai dengan penanganan Induk yang baik di dalam budi dayanya.

Penanganan induk lele dumbo yang tidak baik tersebut antara lain perkawinan sekerabat (inbreeding), penggunaan induk yang berkualitas rendah dan lain-lain. Parameter rendahnya kualitas induk lele dumbo ini diamati dari pematangan gonad, pertumbuhan harian, daya tahan terhadap penyakit lele dan nilai FCR ( Feeding Conversion Rate), atau efisiensi konversi berat makanan menjadi berat tubuh ikan lele dumbo.

Dalam rangka mengembalikan kualitas lele dumbo tersebut, BBAT (Balai Budidaya Air Tawar) Sukabumi milik pemerintah ini, melakukan upaya perbaikan genetik melalui cara silang balik antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan generasi keenam (F6). Induk betina F2 merupakan koleksi yang ada di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi yang berasal dari keturunan kedua lele dumbo yang diintroduksi ke Indonesia tahun 1985. Sedangkan induk jantan F6 merupakan sediaan induk yang ada di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi. Induk dasar yang didiseminasikan dihasilkan dari silang balik tahap kedua antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan hasil silang balik tahap pertama (F2 6).

Berdasarkan keunggulan lele dumbo hasil perbaikan mutu dan sediaan induk yang ada di BBAT Sukabumi, maka lele dumbo tersebut layak untuk dijadikan induk dasar yaitu induk yang dilepas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dan telah dilakukan diseminasi kepada instansi/pembudidaya yang memerlukan. Induk lele dumbo hasil perbaikan ini, diberi nama Lele Sangkuriang.

Syarat Tempat Budi Daya Lele Sangkuriang

Budi Daya Ikan Lele Sangkuriang seperti halnya budi daya ikan lele dumbo bisa dilakukan pada kolam semen, kolam lumpur, kolam terpal dan kolam media lainnya yang berada pada areal dengan ketinggian 1 m – 800 m dpi. Sumber air untuk budi daya lele sangkuriang dapat menggunakan aliran irigasi, air sumur (air permukaan atau sumur dalam), ataupun air hujan yang sudah dikondisikan terlebih dulu. Lele Sangkuriang memiliki kelebihan bisa hidup pada kolam yang memiliki kepadatan cukup tinggi sehingga dapat dibudidayakan dalam pekarangan yang terbatas. Budi daya Lele Sangkuriang dalam lahan terbatas biasanya dilakukan dalam skala rumah tangga atau usaha kecil. Dengan modal yang kecil budi daya Lele Sangkuriang bisa dilakukan dengan cara seminimal mungkin misalnya kolam dibuat dengan terpal, makanan dicarikan dari sumber makanan alami dan upaya lainnya.

Model Bisnis Budi Daya Lele Sangkuriang

Bisnis Budi Daya Lele sangkuriang sebenarnya bisa dilakukan dalam beberapa kegiatan antara lain pembenihan Lele Sangkuriang, Pembesaran Benih dalam beberapa ukuran dan pembesaran Lele Sangkuriang hingga ukuran konsumsi. Model pembenihan memerlukan indukan Lele Sangkuriang yang berkualitas baik dan memiliki genetik yang baik pula. Usia induk Lele Sangkuriang dan kematangan Gonad sangat penting untuk diperhatikan. Setelah menetas idealnya benih lele sangkuriang dipelihara pada kolam lumpur /sawah yang cukup luas dan tersedia pakan alami.

Seiring dengan meningkatnya permintaan ikan Lele Sangkuriang ukuran konsumsi, ketersediaan benih ikut meningkat pula sehingga diperlukan Budi Daya Benih yang cukup untuk memenuhi permintaan tersebut. Benih yang sudah ditebar pada kolam lumpur/sawah sudah bisa dipanen sebagai benih ukuran 5-7 cm pada usia 30-40 hari.

Bisnis Budi Daya Lele Sangkuriang Untuk Konsumsi

Konon rasa daging Lele sangkuriang memiliki rasa yang lebih enak dan gurih, tak heran permintaannya semakin banyak. Selain rasa yang enak didukung pula dengan pertumbuhannya yang lebih cepat dari Lele Dumbo. Untuk benih yang ditabur pada ukuran 5-8 cm dalam masa pemeliharaan 130 hari sudah bisa dipanen dalam bobot 200 sampai 250 gr/ekor. Biasanya ada Lele Sangkuriang yang memiliki pertumbuhan lebih cepat dari ikan lainnya, secara berkala misalnya satu bulan sekali, Lele Sangkuriang dipisahkan berdasarkan ukurannya. Hal ini dilakukan agar ikan yang pertumbuhannya lebih lambat tidak kalah dalam bersaing mengkonsumsi makanan. Selain itu ikan yang pertumbuhannya cepat bisa dipanen dalam waktu yang lebih cepat.

Bisnis ternak lele Sangkuriang saat ini tengah diminati oleh para pelaku usaha. Pasalnya, dengan modal kecil para peternak bisa meraup untung yang tidak sedikit dari bisnis ini. Selain karena usia panen lele jenis ini lebih pendek dibandingkan lele umumnya, hasil yang diperoleh juga tidak sedikit. Pembudidayaannya juga bisa dilakukan di mana saja, sehingga cukup mudah membudidayakannya.

Permintaan lele Sangkuriang setiap harinya juga banyak sekali, apalagi belum terlalu banyak yang berkecimpung di bisnis ini. Itu sebabnya jika ada yang ingin menekuni usaha ini, pasar terbuka lebar dimana-mana, seperti restoran dan hotel. Kalau tidak memiliki pasar, bisa saja menjualnya pada saya. Harga lele ini bisa mencapai Rp11.500 per kilogramnya,” terang Supardi Lee, seorang peternak lele Sangkuriang di Depok.

Menurut Supardi Lee,  dengan modal Rp 5 juta, setiap orang bisa mulai berusaha membudidayakan lele jenis ini. Selain itu dirinya juga tidak keberatan untuk mengajarkan dan membimbing pelaku usaha yang baru merintis usaha ini, hingga mereka mulai percaya diri.

Pemberian Pakan Lele Sangkuriang

Pada dasarnya Lele Sangkuriang merupakan ikan yang bersifat omnivora. Makanan yang diberikan bisa makanan alami yang bisa diperoleh dari sekitar kolam atau tempat tinggal kita. Pemberian makanan tambahan berupa pellet bisa diberikan jika tidak mau repot mencari makanan alami. Dalam Budi Daya Lele Sangkuriang jumlah besar cara ini lebih praktis dilaksanakan. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Cara menghitungnya dengan mengambil sampel beberapa Lele Sangkuring kemudian ditimbang. Untuk mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan efisiensi pemberian pakan, makanan dicampurkan dengan probiotik. Menurut pengamatan beberapa petani dan peneliti probiotik mampu meningkatkan efisiensi pencernakan makanan sehingga ikan lele menjadi cepat besar dan bobot bertambah.

Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan 1:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.

Ingin mencoba Peluang Usaha ini? Ikuti Pelatihan Pembesaran Lele Sangkuriang ? Baca Info Lengkapnya DISINI

atau hubungi: HP +62 856 166 4227 (Noval Y. Ramsis) atau email ke:

pelatihan@buyanur.com cc: novalramsis@gmail.com

Share

Comments (7)

PENGEMBANGAN DIRI

Posted on 19 February 2011 by novalramsis

*) oleh Supardi Lee

Sukses.  Bahagia.  Selamat dunia akhirat.  Kaya raya.  Keluarga sakinah.  Bermanfaat untuk sesama.  Dekat dengan Yang Maha Kuasa.  Itulah kualitas-kualitas hidup yang diinginkan manusia.  Keinginan yang wajar karena memang manusia berhak atas semuanya itu.

Kualitas hidup didapat sesuai dengan kualitas diri kita sendiri.  Kualitas hidup yang tinggi tentu karena kualitas dirinya tinggi pula.  Bila kualitas diri rendah, maka kualitas hidup yang tinggi, baru sekedar mimpi.  Dan akan tetap menjadi mimpi bila tak berusaha tingkatkan kualitas diri.

Maka Tuhan telah menganugerahi kita potensi yang cukup.  Cukup untuk bisa meraih kualitas hidup yang diinginkan itu.  Nah, pengembangan diri diperlukan agar potensi berubah menjadi kualitas diri.

Setiap orang diberikan potensi fisik yang relatif sama.  Bagaimana dengan kualitas fisiknya?  Pasti beda-beda.  Ada yang tumbuh dan berkembang ototnya.  Di sisi lain, ada yang tumbuh dan berkembang lemaknya.  Ada yang perutnya six pack dan rata, ada yang one pack menggelembung.  Potensinya boleh sama, hasilnya beda, karena pengembangan dirinya juga beda.  Sesederhana itu.

Orang-orang yang memiliki kualitas hidup yang tinggi, pasti karena pengembangan dirinya baik.  Bukan hanya dari sisi fisik, tapi juga mental, emosional, sosial, spiritual dan finansial.  Maka orang yang pengembangan dirinya benar, memiliki ciri:

1.       Fisiknya sehat, kuat dan daya tahannya tinggi.  Jarang sekali sakit.  Penuaannya lambat (awet muda).  Semua organ tubuh berfungsi dengan baik.

2.       Mentalnya kuat dan maju.  Pikirannya terbuka.  Ilmunya terus bertambah.  Bisa atasi masalah.  Keterampilannya meninggi.  Mencapai target.  Berprestasi.  Kompetitif.

3.       Emosinya positif.  Sangat susah marah.  Tak mudah tersinggung.  Jarang sekali stress.  Memiliki sense of humor yang tinggi.  Mudah tersentuh.  Empatik.  Sabar.

4.       Sosialnya menyenangkan dan bermanfaat.  Akur dengan keluarga dan tetangga.  Senang membantu sesama.  Mudah beradaptasi dan bersosialisasi.  Sering lakukan aktivitas sosial.  Mudah memaafkan.

5.       Spiritualnya kuat.  Beribadah dengan tertib.  Sensitif akan tanda dan peringatan Tuhan.  Memegang nilai-nilai kebenaran. Tuhan jadi fokus dan sandaran utama dan pertama.   Hidup tenang tenteram.  Jauh dari sombong, iri, dengki, riya, ujub dan takabur.  Pandai bersyukur.  Mudah bersabar.  Ikhlas.

6.       Finansialnya makin baik dan berkembang.  Pendapatan terus meningkat.  Sedekah makin banyak.  Utang terjaga.  Konsumsi terkendali.  Asuransi terbayar.


3B sebagai Metoda Pengembangan Diri.

Potensi diubah menjadi kualitas oleh tiga hal yang saya sebut 3B:

Belajar

Berlatih

Berjuang.

Sederhananya, Belajar dilakukan untuk mendapat ilmu.  Ilmu adalah dasar pengembangan diri.

Berlatih dilakukan untuk mempraktekkan ilmu dan mendapat keyakinan.

Berjuang dilakukan untuk mengatasi hambatan dan masalah yang terjadi agar kita makin sadar siapa diri kita yang sesungguhnya.  Dan siapa yang makin sadar siapa dirinya akan makin sadar siapa Tuhannya.


Celaka, Rugi dan Beruntung.

Celaka terjadi ketika kualitas diri kita memburuk.  Ini ditandai dengan :  mentuhankan uang, mudah marah, mudah stress, sakit-sakitan, bertindak zalim pada sesama, ibadah terabaikan.

Rugi terjadi ketika kualitas diri kita mandek.  Ini ditandai dengan : berhenti belajar, puas akan keadaan sekarang, hidup sekedar rutinitas saja, terikat dengan uang, tak peduli sosial.

Beruntung terjadi ketika kualitas diri kita meningkat terus.  Enam aspek hidupnya berkembang dengan baik.  3B-nya dilakukan.  Uangnya – meski terus bertambah – diposisikan sebagai hamba, dan alat, penting tapi tak terikat.

Pengembangan diri dilakukan agar kita terus menjadi manusia beruntung.

*)  Pengusaha, Petani Ikan Lele dan Penulis. Tinggal di Depok. Setiap Kamis jam 05.00 – 06.00 mengisi acara Mutiara Pagi The Power of Life di Radio Trijaya Jakarta 104,6 FM.

Share

Comments (2)

JALAN KAKI SEHATKAN JIWA

Posted on 25 January 2011 by novalramsis

Rutin berjalan kaki tak hanya memberi manfaat positif bagi jasmani kita. Ternyata, kebiasaan ini juga berdampak baik bagi kesehatan mental. Dengan menyisihkan waktu selama 30 menit per hari untuk berjalan santai, organ kardiovaskular kita sehat, dan mood terjaga dengan baik.

Menurut para ahli, orang yang rutin berjalan kaki akan merasakan berbagai manfaat berikut:

- Lebih percaya diri
Biasakan berjalan kaki mengelilingi komplek tempat kita tinggal. Ajak pasangan atau sahabat untuk menemani. Berjalan santai akan membuat perasaan kita lebih nyaman dan percaya diri saat berpapasan dengan tetangga atau orang lain yang dikenal. Rasa canggung akan hilang dengan sendirinya.

- Lebih cepat sembuh dari sakit
Banyak dokter menyarankan orang yang tengah mengalami gangguan kesehatan untuk rajin berjalan kaki. Selain sebagai bentuk latihan paling sederhana, berjalan bisa membantu mengembalikan ketahanan tubuh.

- Tak mudah stres
Masalah dalam pekerjaan maupun kehidupan sosial, sangat mudah menyulut stres. Kita bisa menekannya dengan menciptakan aktivitas yang bisa menenangkan emosi. Salah satu yang dianjurkan adalah berjalan santai. Jadi, bila kita memiliki jadwal berjalan yang rutin, kemungkinan kita mengalami stres otomatis akan mengecil.

sumber dari: Dechacare.com

Share

Comments (1)

BUDI DAYA LELE SANGKURIANG

Posted on 18 January 2011 by novalramsis

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air Tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Budidaya lele berkembang pesat dikarenakan 1) dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas dengan padat tebar tinggi, 2) teknologi budidaya relatif mudah dikuasai oleh masyarakat, 3) pemasarannya relatif mudah dan 4) modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah.

Pengembangan usaha budidaya ikan lele semakin meningkat setelah masuknya jenis ikan lele dumbo ke Indonesia pada tahun 1985. Keunggulan lele dumbo dibanding lele lokal antara lain tumbuh lebih cepat, jumlah telur lebih banyak dan lebih tahan terhadap penyakit.

Namun demikian perkembangan budidaya yang pesat tanpa didukung pengelolaan induk yang baik menyebabkan lele dumbo mengalami penurunan kualitas. Hal ini karena adanya perkawinan sekerabat (inbreeding), seleksi induk yang salah atas penggunaan induk yang berkualitas rendah. Penurunan kualitas ini dapat diamati dari karakter umum pertama matang gonad, derajat penetasan telur, pertumbuhan harian, daya tahan terhadap penyakit dan nilai FCR (Feeding Conversion Rate).

Sebagai upaya perbaikan mutu ikan lele dumbo BBAT Sukabumi telah berhasil melakukan rekayasa genetik untuk menghasilkan lele dumbo strain baru yang diberi nama lele Sangkuriang.

Seperti halnya sifat biologi lele dumbo terdahulu, lele Sangkuriang tergolong omnivora. Di alam ataupun lingkungan budidaya, ia dapat memanfaatkan plankton, cacing, insekta, udang-udang kecil dan mollusca sebagai makanannya. Untuk usaha budidaya, penggunaan pakan komersil (pellet) sangat dianjurkan karena berpengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas.

Tujuan pembuatan Petunjuk Teknis ini adalah untuk memberikan cara dan teknik pemeliharaan ikan lele dumbo strain Sangkuriang yang dilakukan dalam rangka peningkatan produksi Perikanan untuk meningkatkan ketersediaan protein hewani dan tingkat konsumsi ikan bagi masyarakat Indonesia.

Berdasarkan keunggulan lele dumbo hasil perbaikan mutu dan sediaan induk yang ada di BBAT Sukabumi, maka lele dumbo tersebut layak untuk dijadikan induk dasar yaitu induk yang dilepas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dan telah dilakukan diseminasi kepada instansi/pembudidaya yang memerlukan. Induk lele dumbo hasil perbaikan ini, diberi nama Lele Sangkuriang. Induk lele Sangkuriang merupakan hasil perbaikan genetik melalui cara silang balik antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan generasi keenam (F6). Induk betina F2 merupakan koleksi yang ada di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi yang berasal dari keturunan kedua lele dumbo yang diintroduksi ke Indonesia tahun 1985. Sedangkan induk jantan F6 merupakan sediaan induk yang ada di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi. Induk dasar yang didiseminasikan dihasilkan dari silang balik tahap kedua antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan hasil silang balik tahap pertama (F2 6).

Budidaya lele Sangkuriang dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1 m – 800 m dpi. Persyaratan lokasi, baik kualitas tanah maupun air tidak terlalu spesifik, artinya dengan penggunaan teknologi yang memadai terutama pengaturan suhu air budidaya masih tetap dapat dilakukan pada lahan yang memiliki ketinggian diatas >800 m dpi. Namun bila budidaya dikembangkan dalam skala massal harus tetap memperhatikan tata ruang dan lingkungan sosial sekitarnya artinya kawasan budidaya yang dikembangkan sejalan dengan kebijakan yang dilakukan Pemda setempat.

Budidaya lele, baik kegiatan pembenihan maupun pembesaran dapat dilakukan di kolam tanah, bak tembok atau bak plastik. Budidaya di bak tembok dan bak plastik dapat memanfaatkan lahan pekarangan ataupun lahan marjinal lainnya.

Sumber air dapat menggunakan aliran irigasi, air sumu (air permukaan atau sumur dalam), ataupun air hujan yan sudah dikondisikan terlebih dulu. Parameter kualitas air yan baik untuk pemeliharaan ikan lele sangkuriang adalah sebagai berikut:

1. Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 22-32°C. Suhu air akan mempengaruhi laju pertumbuhan, laju metabolisme ikan dan napsu makan ikan serta kelarutan oksigen dalam air.
2. pH air yang ideal berkisar antara 6-9.
3. Oksigen terlarut di dalam air harus > 1 mg/l.

Budidaya ikan lele Sangkuriang dapat dilakukan dalam bak plastik, bak tembok atau kolam tanah. Dalam budidaya ikan lele di kolam yang perlu diperhatikan adalah pembuatan kolam, pembuatan pintu pemasukan dan pengeluaran air.

Bentuk kolam yang ideal untuk pemeliharaan ikan lele adalah empat persegi panjang dengan ukuran 100-500 m2. Kedalaman kolam berkisar antara 1,0-1,5 m dengan kemiringan kolam dari pemasukan air ke pembuangan 0,5%. Pada bagian tengah dasar kolam dibuat parit (kamalir) yang memanjang dari pemasukan air ke pengeluaran air (monik). Parit dibuat selebar 30-50 cm dengan kedalaman 10-15 cm.

Sebaiknya pintu pemasukan dan pengeluaran air berukuran antara 15-20 cm. Pintu pengeluaran dapat berupa monik atau siphon. Monik terbuat dari semen atau tembok yang terdiri dari dua bagian yaitu bagian kotak dan pipa pengeluaran. Pada bagian kotak dipasang papan penyekat terdiri dari dua lapis yang diantaranya diisi dengan tanah dan satu lapis saringan. Tinggi papan disesuaikan dengan tinggi air yang dikehendaki. Sedangkan pengeluaran air yang berupa siphon lebih sederhana, yaitu hanya terdiri dari pipa paralon yang terpasang didasar kolam dibawah pematang dengan bantuan pipa berbentuk L mencuat ke atas sesuai dengan ketinggian air kolam.

Saringan dapat dipasang pada pintu pemasukan dan pengeluaran agar ikan-ikan jangan ada yang lolos keluar/masuk.

Pelaksanaan Budidaya

Sebelum benih ikan lele ditebarkan di kolam pembesaran, yang perlu diperhatikan adalah tentang kesiapan kolam meliputi:

a. Persiapan kolam tanah (tradisional)

Pengolahan dasar kolam yang terdiri dari pencangkulan atau pembajakan tanah dasar kolam dan meratakannya. Dinding kolam diperkeras dengan memukul-mukulnya dengan menggunakan balok kayu agar keras dan padat supaya tidak terjadi kebocoran. Pemopokan pematang untuk kolam tanah (menutupi bagian-bagian kolam yang bocor).
Untuk tempat berlindung ikan (benih ikan lele) sekaligus mempermudah pemanenan maka dibuat parit/kamalir dan kubangan (bak untuk pemanenan).

Memberikan kapur ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama, penyakit dan memperbaiki kualitas tanah. Dosis yang dianjurkan adalah 20-200 gram/m2, tergantung pada keasaman kolam. Untuk kolam dengan pH rendah dapat diberikan kapur lebih banyak, juga sebaliknya apabila tanah sudah cukup baik, pemberian kapur dapat dilakukan sekedar untuk memberantas hama penyakit yang kemungkinan terdapat di kolam.

Pemupukan dengan kotoran ternak ayam, berkisar antara 500-700 gram/m2; urea 15 gram/m2; SP3 10 gram/m2; NH4N03 15 gram/m2.
Pada pintu pemasukan dan pengeluaran air dipasang penyaring
Kemudian dilakukan pengisian air kolam.
Kolam dibiarkan selama ± 7 (tujuh) hari, guna memberi kesempatan tumbuhnya makanan alami.

b. Persiapan kolam tembok

Persiapan kolam tembok hampir sama dengan kolam tanah. Bedanya, pada kolam tembok tidak dilakukan pengolahan dasar kolam, perbaikan parit dan bak untuk panen, karena parit dan bak untuk panen biasanya sudah dibuat Permanen.

c. Penebaran Benih

Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/m2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit.
Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Sebelum ditebarkan ke kolam, benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu kolam. Hal ini berarti bahwa perlakuan tersebut dilaksanakan diatas permukaan air kolam dimana wadah (kantong) benih mengapung diatas air. Jumlah benih yang ditebar 35-50 ekor/m2 yang berukuran 5-8 cm.

d. Pemberian Pakan

Selain makanan alami, untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele perlu pemberian makanan tambahan berupa pellet. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan perbandingan 1:9 atau campuran dedak halus, bekatul, jagung, cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.

e. Pemanenan

Ikan lele Sangkuriang akan mencapai ukuran konsumsi setelah dibesarkan selama 130 hari, dengan bobot antara 200 – 250 gram per ekor dengan panjang 15 – 20 cm. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. Ikan lele akan berkumpul di kamalir dan kubangan, sehingga mudah ditangkap dengan menggunakan waring atau lambit. Cara lain penangkapan yaitu dengan menggunakan pipa ruas bambu atau pipa paralon/bambu diletakkan didasar kolam, pada waktu air kolam disurutkan, ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu/paralon, maka dengan mudah ikan dapat ditangkap atau diangkat. Ikan lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan/happa yang dipasang di kolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikan-ikan tersebut diangkut untuk dipasarkan.

Pengangkutan ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan karamba, pikulan ikan atau jerigen plastik yang diperluas lubang permukaannya dan dengan jumlah air yang sedikit.

Proses Produksi pada kegiatan pembesaran disajikan Tabel 1.

Tabel 1
Proses pembesaran lele Sangkuriang di bak tembok.

Kriteria Satuan Pembesaran
Ukuran Tanaman
– Umur hari 40
– panjang cm 4 – 8
– bobot gram 4- 6
Ukuran Panen
– Umur hari 130
– panjang cm 15 – 20
– bobot gram 125 – 200
Sintasan % 80-90
Padat Tebar Ekor/m2 50-75
Pakan
– Tingkat Pemberian % bobot 3
– Frekuensi Pemberian kali/hari 3
Tingkat Konversi Pakan 0,8 – 1,2

Kegiatan budidaya lele Sangkuriang di tingkat pembudidaya sering dihadapkan pada permasalahan timbulnya penyakit atau kematian ikan. Pada kegiatan pembesaran, penyakit banyak ditimbulkan akibat buruknya penanganan kondisi lingkungan. Organisme predator yang biasanya menyerang antara lain ular dan belut. Sedangkan organisme pathogen yang sering menyerang adalah Ichthiophthirius sp., Trichodina sp., Monogenea sp. dan Dactylogyrus sp.

Penanggulangan hama insekta dapat dilakukan dengan pemberian insektisida yang direkomendasikan pada saat pengisian air sebelum benih ditanam. Sedangkan penanggulangan belut dapat dilakukan dengan pembersihan pematang kolam dan pemasangan plastik di sekeliling kolam.

Penanggulangan organisme pathogen dapat dilakukan dengan pengelolaan lingkungan budidaya yang baik dan pemberian pakan yang teratur dan mencukupi. Pengobatan dapat menggunakan obat-obatan yang direkomendasikan.

Pengelolaan lingkungan dapat dilakukan dengan melakukan persiapan kolam dengan baik. Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan kolam tanah, persiapan kolam meliputi pengeringan, pembalikan tanah, perapihan pematang, pengapuran, pemupukan, pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan. Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan bak tembok atau bak plastik, persiapan kolam meliputi pengeringan, disenfeksi (bila diperlukan), pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan. Perbaikan kondisi air kolam dapat pula dilakukan dengan penambahan bahan probiotik.

Untuk menghindari terjadinya penularan penyakit, maka hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Pindahkan segera ikan yang memperlihatkan gejala sakit dan diobati secara terpisah. Ikan yang tampak telah parah sebaiknya dimusnahkan.
2. Jangan membuang air bekas ikan sakit ke saluran air.
3. Kolam yang telah terjangkit harus segera dikeringkan dan dilakukan pengapuran dengan dosis 1 kg/5 m2. Kapur (CaO) ditebarkan merata didasar kolam, kolam dibiarkan sampai tanah kolam retak-retak.
4. Kurangi kepadatan ikan di kolam yang terserang penyakit.
5. Alat tangkap dan wadah ikan harus dijaga agar tidak terkontaminasi penyakit. 5. Sebelum dipakai lagi sebaiknya dicelup dulu dalam larutan Kalium Permanganat (PK) 20 ppm (1 gram dalam 50 liter air) atau larutan kaporit 0,5 ppm (0,5 gram dalam 1 m3 air).
6. Setelah memegang ikan sakit cucilah tangan kita dengan larutan PK
7. Bersihkan selalu dasar kolam dari lumpur dan sisa bahan organik
8. Usahakan agar kolam selalu mendapatkan air segar atau air baru.

Tingkatkan gizi makanan ikan dengan menambah vitamin untuk menambah daya tahan ikan.

dikutip dari buku: JURUS SUKSES BETERNAK LELE SANGKURIANG oleh NASRUDIN

Yuk, Budidaya Lele yang Murah Meriah

sumber: http://www.detikfinance.com/read/2010/11/21/174238/1498792/480/yuk-budidaya-lele-yang-murah-meriah?f9911013

Jakarta – Pekarangan rumah luas dan Anda suka budidaya ikan? Ada baiknya Anda melirik budidaya lele ini. Budidaya lele ini ternyata tak melulu ‘jorok’ karena sudah bisa dikembangkan sistem budidaya yang lebih murah, bersih dan menjanjikan dengan suplemen organik sehingga bisa maksimal hasilnya.

Bisnis budidaya ikan lele ini pun tampaknya akan selalu menguntungkan. Hal ini karena semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan ikan sebagai sumber protein yang tinggi dengan harga yang terjangkau. Ikan menjadi alternatif mengingat harga daging yang makin hari makin mahal.

Ikan lele sendiri memiliki nilai gizi yang mumpuni disamping dagingnya yang gurih. Lele mengandung protein yang tinggi dan zat penguat tulang (kalsium) yang baik untuk makanan anak balita. Selain itu lele juga mengandung mineral lain yang penting pula untuk kesehatan tubuh.

Dengan fakta-fakta itu, maka pada akhirnya ikan lele dapat dijadikan peluang usaha yang menarik. Mengingat selama ini budidaya ikan lele selalu terkesan ‘jorok’, kini budidaya ikan air tawar tersebut sudah berkembang menjadi lebih murah, bersih, dan menjanjikan.

“Sekarang untuk budidaya ikan lele, kita sudah ada suplemen organik yang dapat membantu budidaya lele lebih maksimal. Karena suplemen organik ini memiliki fungsi sebagai penjaga kualitas air, menignkatkan percepatan pembesaran bibit lele jika dicampur dengan pakannya, dan mengurangi tingkat mortalitas dari bibit lele,” jelas Deden A.S, sebagai salah seorang pembudidaya lele yang ditemui detikFinance, Minggu (21/11/2010).

Deden, yang memulai budidaya lele ini sejak tahun 2006, diawali hanya iseng-iseng di pekarangan rumahnya dengan membuat kolam dari terpal sebesar 3x3x1 meter yang diisi air setinggi 7O cm. Dengan pola budidaya intensif, kolam tersebut dapat menampung jumlah tanam bibit ikan lele sebanyak kurang lebih 1800-2000 yang masing-masing bibit tersebut berukuran 10-12 cm.

“Setelah membuat kolam dan menaruh bibit lele tadi, kemudian memberi pakan dan suplemen organik dengan waktu teratur, selama 45 hari saya bisa memanen lele tersebut dengan jumlah berat sebesar 200 Kg – 250 Kg untuk jumlah maksimalnya,” ujar Deden.

Bagi anda yang tertarik mencoba membudidayakan ikan lele ini, Deden memberi asumsi perhitungan yang sederhana. Dimulai dengan membuat kolam dari terpal dengan ukuran 3x3x1 meter yang tentunya memerlukan biaya yang tidak begitu mahal ketimbang membuat kolam dari semen atau kolam gali.

“Masalah perhitungan harga pembuatan kolam dari terpal, tentu semua orang akan tahu berapa biaya yang dibutuhkan. Karena terpal sendiri permeternya murah,” jelas Deden.

Kemudian, Deden memberikan asumsi biaya pembelian bibit lele dengan harga Rp 300 per ekor. Jika untuk kolam 3x3x1 meter dapat menampung bibit kurang lebih 2000 ekor, maka kita hanya perlu mengeluarkan kocek sebesar Rp 600.000 (Rp 300 x 2000 ekor).

Mengingat  lama pembesaran membutuhkan waktu selama 45 hari, maka kebutuhan pakan yang dibutuhkan adalah sejumlah 90 Kg (2 Kg perhari). Nantinya, Biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp 660.000, dengan harga pakannya perkarung adalah Rp 220.000 seberat 30 Kg.

Adapun, pembelian kebutuhan suplemen organik adalah Rp 180.000 untuk 4 botol selama 45 hari pembesaran bibit. Empat botol tersebut akan difungsikan untuk pemaksimalan kualitas air dan bibit lele.

Pada akhirnya, total biaya yang dibutuhkan adalah kurang lebih Rp 1440000.

Berikut adalah ringkasan dari modal yang dibutuhkan perkolamnya adalah:


  • Harga Bibit Lele : Rp 300 x 2000 ekor = Rp 600.000
  • Harga  Pakan : Rp 220.000 x 3 karung = Rp 660.000
  • Harga Suplemen Organik: Rp 45000 x 4 botol = Rp 180.000
  • Total Biaya Produksi: Rp 1.440.000

Melalui asumsi modal tersebut dari Deden, maka keuntungan yang bisa didapat dari satu buah kolam dengan target panen 2.000 bibit adalah 200 Kg – 250 Kg.

Deden menjelaskan, bahwa harga eceran yang bisa diraih adalah senilai Rp 15.000 perkilonya. Sedangkan untuk harga yang dijual ke pasar, dapat diraih sebesar Rp 12000 perkilonya.

Sehingga, lanjut deden, jika diambil dari asumsi harga terendahnya, maka keuntungan yang bisa diambil adalah Rp 960.000 untuk satu kolam. Jumlah tersebut diambil dari penjualan lele sebanyak 200 Kg x Rp 12.000 yang berjumlah Rp 2400.000 dikurangi biaya produksi yang berjumlah Rp 1.440.000.

“Jika panen yang kita hasilkan maksimal, kita dapat mencapai berat sejumlah 250 Kg. Keuntungan yang bisa diambil dari selisih total penjualan dan biaya produksi adalah sebesar Rp 1.560.000 perkolamnya,” tegas Deden.

Dari penjualan lele tadi saja, jelas Deden, itu sudah merupakan peluang usaha yang menarik di samping aktivitas kesibukan sehari-hari. Karena biaya yang dibutuhkan tidak membutuhkan nilai investasi yang tinggi.

“Dari sisi waktu tidak begitu lama, malah simple dan sederhana. Yang penting disiplin saja dalam jadwal pemberian pakan dan suplemen organiknya.” kata Deden.

Berbicara mengenai peluang yang lebih luas lagi. Hasil dari lele tersebut, dapat dijadikan berbagai macam peluang usaha lainnya yang lebih menarik tentunya.

Selain yang sudah kita ketahui, lele dapat dijadikan menu makanan pecel lele. Namun di sisi lain, hasil dari olahan daging ikan lele dapat dijadikan berbagai macam hasil. Misalnya, daging lele dapat dijadikan nugget lele, abon lele, lele asap, bakso lele, dan bahkan dapat dijadikan filet lele. Mengingat kebutuhan filet lele untuk ekspor sangat tinggi.

“Atau mungkin kita dapat mengembangkan dari hasil ikan lele tersebut menjadi olahan-olahan penganan menurut ide dan kreativitas kita yang memiliki nilai jual tinggi,” ucap Deden.

Share

Comments (4)

DINAR: PROTEKSI ANDA TERHADAP INFLASI

Posted on 15 November 2010 by novalramsis

*) oleh Muhaimin Iqbal

Pemerintah sudah mengumumkan akan menaikkan gaji pegawai negeri dan pensiunan sebesar rata-rata 5% . Tentu hal ini akan menggembirakan mereka yang saat ini berstatus sebagai pegawai negeri maupun pensiunan.

Masalahnya adalah apakah hal ini akan meningkatkan kemakmuran mereka dan masyarakat pada umumnya? Sayangnya jawabannya adalah belum tentu. Daya beli mereka dan masyarakat umumnya hanya akan meningkat bila kenaikan pendapatan ini lebih tinggi dari kenaikan angka inflasi.

Karena angka inflasi tahunan rata-rata sejak 2001 – 2008 lalu di Indonesia mencapai 8.98%, maka kenaikan pendapatan yang bisa meningkatkan daya beli harusnya melebihi angka inflasi ini. Atau kalau kenaikan demikian tidak dimungkinkan, maka pengendalian inflasi harus menjadi fokus pemerintah.  Untuk jangka pendek tahun ini kemungkinan besar pemerintah akan mampu menekan inflasi seperti yang ditunjukkan pada angka inflasi yang hanya 0.66% per Juli lalu; namun perlu program jangka panjang untuk mempertahankannya pada angka yang rendah agar kemakmuran terjaga.

Sayangnya di dunia yang menganut rezim uang kertas, saya belum ketemu suatu negara yang berhasil mempertahankan inflasinya. Saudi Arabia-pun yang menjadi legenda cerita sejak bapak-ibu kita pergi haji bisa membeli makanan – minuman seharga 1 Riyal, kalau Anda pergi haji atau umrah sekarang akan semakin sulit memperoleh makanan-minuman seharga 1 Riyal .  Pasalnya sejak tahun lalu, inflasi juga menjadi momok negeri itu. Bulan Juli tahun lalu bahkan inflasi negeri itu sempat menyentuh angka 11.1%.

Di negeri yang katanya adi kuasa – Amerika Serikat  sekalipun, inflasi terbukti tidak terkendali sejak negeri itu mempelopori uang yang tidak lagi dikaitkan dengan cadangan emas bulan Agustus tahun 1971. Inflasi tahunan Amerika Serikat sejak tahun 1971 sampai sekarang mencapai angka rata-rata 4.37%; artinya kalau Anda punya deposito US$ yang hasilnya kurang dari angka tersebut, pasti uang Anda dalam US$-pun menyusut daya belinya dari waktu ke waktu.

Karena masyarakat tidak bisa mengandalkan pemerintah manapun di dunia untuk melindungi simpanannya dari bahaya laten inflasi, maka masyarakat sendiri yang harus memproteksi kemakmurannya dari ancaman inflasi ini.  Dengan apa masyarakat bisa melakukan ini? Dengan bekerja giat sehingga pertumbuhan penghasilannya melebihi angka inflasi, dengan usaha yang hasil bersihnya melebih inflasi atau dengan Emas/Dinar yang appresiasi nilainya lebih tinggi dari inflasi.

Untuk kasus kita yang di Indonesia dengan inflasi 2001 -2008 pada angka rata-rata 8.98% misalnya; apresiasi harga emas dalam Rupiah tahunan rata-rata untuk periode yang sama mencapai 19.59%.  Di Amerika Serikat selama 38 tahun sejak 1971 dengan rata-rata inflasi tahunan 4.37% ; kenaikan harga emas dalam US$ rata-rata tahunan untuk periode yang sama mencapai 11.33%.

Jadi dimanapun Anda berada, apakah di Indonesia, Arab Saudi, Amerika Serikat atau negara-negara lain; pemerintah dimana Anda berada tidak bisa melindungi hasil jerih payah Anda dari ancaman inflasi; tetapi Anda sendiri dapat melakukannya kalau mau. Insya Allah.

Share

Comments (0)

 

 

  • Assalamu’alaikum.

    (09) KETIKA SEMUA BERJALAN MULUS SESUAI RENCANA, dan keinginan serta segala pinta seakan terpenuhi semua, sehingga diri merasa bagai hidup di sorga,  itulah saatnya kita mesti kembali ke moral agama. Ingatlah hidup bukanlah tanpa masalah, tanpa duka tanpa bencana. Karena Tuhan berjanji akan menguji hambaNya yang dicintai. Jangan-jangan apa yang diterima dan dialami adalah justru ujian dalam bentuk lain. Atau justru diberikan untuk membuat kita terbuai dan terpesona, merasa diri segala bisa dan serba kuasa, sehingga melupakan keberadaanNya. Inilah saatnya kita melakukan evaluasi diri, apakah Tuhan sudah demikian tidak menyukai, sehingga Dia enggan memberikan sedikit cobaan, tidak berkenan memberikan sekadar duka, membiarkan kita senantiasa sehat tanpa sakit. Jangan jangan semuanya adalah istidraj, yang akan membuat kita terpesona. Marilah evaluasi diri, apakah ada perbuatan kita yang tidak diridhoi. Ataukah ada rezki yang diperoleh dengan cara yang tidak syar’i. Karena memang harta yang diperoleh dengan cara yang haram sangat cepat menghalangi kita dari sayang dan ridhoNya. Janganlah sampai, sekadar menatappun Dia tak sudi. Adakah malang dan duka yang lebih dari ini? (SYB)

    Share


    (click here for view all BuyaNur Menyapa)

Announcement

 

 

Tag Clouds

Arahkan mouse ke tag di atas.

 

 

 

Follow Me

 

 

 

Statistik

  • 256905Total dibaca:
  • 113403Total pengunjung:
  • 190Pengunjung hari ini:

Palanta Discussion Forum Schedule

May 2012
S M T W T F S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031EC

 

Upcoming Discussion

  • No events.