Categorized | Artikel Umum

HIKAYAT PENSIL

Posted on 16 June 2010 by adibustaman

Seorang cucu bertanya pada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.

“Nenek lagi nulis tentang pengalaman kita ya? Atau tentang aku?”. Si nenek berhenti menulis dan berkata pada cucunya, “Sekarang nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yg lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai.”

“Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti,” ujar si nenek lagi.

Mendengar jawab ini, si cucu lalu melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.

“Tapi nek, kayaknya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya,” kata si cucu.

Si nenek kemudian menjawab, “Itu semua tergantung dari kamu melihat pensil ini. Pensil ini punya lima kualitas yang bisa memberimu semangat dalam menjalani hidup, kalo kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.”

Si nenek kemudian menjelaskan lima kualitas sebuah pensil.

“Pertama, pensil ingatkan kamu kalau kamu bisa berbuat hal hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendak-Nya.”

“Kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani terima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik.”

“Ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk memakai penghapus untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar.”

“Keempat, bagian yang paling penting sebuah pensil bukanlah luarnya, tapi karbon yang ada di dalam pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan sadari hal-hal di dalam dirimu.”

“Kelima, sebuah pensil selalu tinggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar, kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan tinggalkan kesan. Karena itu selalulah berhati-hati dan sadar terhadap semua tindakanmu”.

(Paulo Coelho)

*) Foto diambil dari http://2.bp.blogspot.com/s400/PENSIL2.jpg

Share
Protected by Copyscape Online Copyright Protection

0 Comments For This Post

1 Trackbacks For This Post

  1. Tweets that mention Perjalanan Spiritual Inspirasi Motivasi Renungan Malam Kata Hikmah Pelatihan Bisnis -- Topsy.com Says:

    [...] This post was mentioned on Twitter by Noval Y. Ramsis, Buya Nur. Buya Nur said: New post: Hikayat Pensil http://buyanur.com/2010/06/16/hikayat-pensil/ [...]

Leave a Reply

 

 

  • Assalamu’alaikum.

    (09) KETIKA SEMUA BERJALAN MULUS SESUAI RENCANA, dan keinginan serta segala pinta seakan terpenuhi semua, sehingga diri merasa bagai hidup di sorga,  itulah saatnya kita mesti kembali ke moral agama. Ingatlah hidup bukanlah tanpa masalah, tanpa duka tanpa bencana. Karena Tuhan berjanji akan menguji hambaNya yang dicintai. Jangan-jangan apa yang diterima dan dialami adalah justru ujian dalam bentuk lain. Atau justru diberikan untuk membuat kita terbuai dan terpesona, merasa diri segala bisa dan serba kuasa, sehingga melupakan keberadaanNya. Inilah saatnya kita melakukan evaluasi diri, apakah Tuhan sudah demikian tidak menyukai, sehingga Dia enggan memberikan sedikit cobaan, tidak berkenan memberikan sekadar duka, membiarkan kita senantiasa sehat tanpa sakit. Jangan jangan semuanya adalah istidraj, yang akan membuat kita terpesona. Marilah evaluasi diri, apakah ada perbuatan kita yang tidak diridhoi. Ataukah ada rezki yang diperoleh dengan cara yang tidak syar’i. Karena memang harta yang diperoleh dengan cara yang haram sangat cepat menghalangi kita dari sayang dan ridhoNya. Janganlah sampai, sekadar menatappun Dia tak sudi. Adakah malang dan duka yang lebih dari ini? (SYB)

    Share


    (click here for view all BuyaNur Menyapa)

Announcement

 

 

Tag Clouds

Arahkan mouse ke tag di atas.

 

 

 

Follow Me

 

 

 

Statistik

  • 454776Total dibaca:
  • 232607Total pengunjung:
  • 273Pengunjung hari ini: